Kamis, 26 Juni 2014

7 SAJAK TERBARU ANAK SASTRA


Kumpulan Puisi Baru Anak Sastra






Seruni

Aku harap langit langit bongkok, berubah jingga kebiruan, tepatnya jika semesta mengayak bebatuan. Sajak ini adalah padi-padi sajian untuk ikan di pekarangan tempo hari,sejatinya sederet kuas kecil menuntaskan sisa debu di atas hujan.



 Jombang, 1 juni 2014














Lingsir

Tenaga-tenaga bapak,beserta kapak dan genggaman pasir di bendungan murni penuh jeritan, tawa tergidik aliran air mata. Bertubi-tubi jeramimengulas jembatan sisa penyebrangan liur pada pertengahan purnama. Saat itu senja tiada.


 Jombang, 2 juni 2014













Kamboja
Selepas gigimu, berulang kali Rambut menua hingga rapuh. mata merabun hingga tenggelam. Telinga menuli hingga menghilang. Kerangka terbujur hingga tiada.


 Jombang, 3 juni 2014













Guk

Neon di barat daya kota tua, memudakan pelupuk biru di rumah sebrang. Semakin jelita kedipan bayi-bayi dalam caping, mengakhiri pesta perburuan dengan sepasang swallow melepas pergi tuannya. Di taman merah tandanya kongres akan kembali.


 Jombang, 4 juni 2014















Mayang
O jiwa menghempas lelah, Rembulan serak sekejap, Menenteng embun raksa beruban.Sepertihalnya kantup bibirku tertegun menyerukan hikayat kehidupan bersama trotoar, debu-debu kota,


 Jombang, 5 juni 2014













POK
Aku sesat dalam bahagia.Mengindahkan umang-umang nakal, hinggap jemari pada pelataran meluas. Pok ame- pok ame ame…


Jombang, 6 juni 2014 










Gondol

Lubangmu Sri, terasa senyap sedikit beraroma basah. Apalagi saat tamu-tamu datang memintamu meluruskannya, lubang itu menganga. Malah semakin menganga meminta mata mengamatinya.

 Jombang,7 juni 2014

2 komentar:

  1. Sungguh bahasa sastra yang hebat sobat,dudukan kiranya sobat berbagi ilmu dengan saya

    BalasHapus
  2. Sungguh bahasa sastra yang hebat sobat,dudukan kiranya sobat berbagi ilmu dengan saya

    BalasHapus